Jumat, 20 Januari 2012

HUT Pemprov Kaltim dengan Tiga Kado

Awang Faroek: Mendorong Perubahan dan Kesejahteraan Rakyat
SAMARINDA. Dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Provinsi Kaltim, ada tiga kado yang cukup istimewa di bidang pendidikan. Walaupun selain kado-kado istimewa itu, masih banyak capaian-capaian di bidang lainnya selama tiga tahun kepemimpinan Gubernur Awang Faroek Ishak dan Wakil Gubernur Farid Wadjdy.   

Saat berbincang dengan Sapos di Guest House Kompleks Kantor Gubernur beberapa hari lalu, gubernur menerangkan tiga kado tersebut meliputi, ditetapkan dan diresmikannya Politeknik Balikpapan (Poltekba) yang politeknik negeri. Sehingga namanya sekarang Politeknik Negeri Balikpapan. Kemudian akan dibangunnya Institut Teknologi Kalimantan (ITK) juga di Balikpapan, dan Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) yang dalam waktu dekat akan dibangun di Tenggarong, Kukar.

Baginya, ketiga hal tersebut adalah kado ulang tahun yang istimewa bagi Kaltim. Karena Poltekba sangat penting walaupun sebelumnya sudah ada Politeknik Negeri Samarinda (Polnes).
Sedangkan ITK, untuk pembangunan fisiknya akan dimulai tahun ini. Pemprov Kaltim melalui Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan sudah menyiapkan 300 hektare lahan yang diserahkan ke pusat untuk pembangunan fisiknya.

Untuk pembangunan institut ini, Sumber Daya Manusia (SDM) pun sudah dipersiapkan. Ada 120 orang calon dosen, dan semuanya mahasiswa Grade A (peringkat terbaik) yang dikirim ke Jerman dengan biaya pemerintah bekerja sama dengan Jerman, dan mereka akan ditempatkan di Kaltim. Ada lima fakultas dan 26 program studi yang akan dibuka di ITK.

Tahun ini juga berdirinya Institut Seni dan Budaya Indonesia di Tenggarong akan terwujud. Bupati Kukar, Rita Widyasari juga sudah siap. Institut Seni Jogjakarta dan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ditunjuk sebagai pembina dan mempersiapkan pembukaannya. Menurutnya, tahun 2012 ini sudah bisa menerima mahasiswa baru.

Selain itu, untuk menjawab tugas Kaltim sebagai lumbung energi dan daerah yang memproses hasil sumber daya alam yang ditetapakan dalam Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), juga implementasi visi dari Kaltim sebagai provinsi pusat agroindustri dan energi terkemuka, tahun ini dicanangkan sebagai tahun peningkatan pekerja dan prestasi.
"Itu sudah menjawab kebutuhan kita yang berbasis cluster industri dan sudah dipersiapakan dengan baik," ujar Awang Faroek.

Dalam konsep pembangunan Kaltim yang dituangkan melalui Program Kaltim Bangkit 2013, dari konsep Grand Design Pendidikan Kaltim 2008-2013 terlihat gambaran teoritis atas strategi penguatan dan penajaman pembangunan pendidikan untuk masa waktu lima tahun.

"Ada beberapa fakta di bidang sistem dan kebijakan pendidikan, di mana sebelum tahun 2009, Kaltim belum pernah memiliki perda di bidang pendidikan, meskipun pada tahun 2003 sesaat setelah pengesahan UU Nomor 20 tahun 2003. Karena itu saya ingin mewujudkan inti anggaran pendidikan 20 persen baik melalui DPRD maupun pemprov," jelas Awang Faroek.

Menurutnya, perda tersebut baru terwujud pada tahun 2010 lewat Perda Nomor 3 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan di Kaltim.
Hampir bersamaan dengan momen tersebut, sebelum 2009, Kaltim masih menetapkan Wajib Belajar 9 Tahun, dan sejak Maret 2009 dicanangkanlah Wajib Belajar 12 tahun. Sejak saat itulah anggaran pendidikan yang sebelumnya tidak pernah menyentuh angka 20 persen, langsung ditetapkan minimal 20 persen, dan secara konsisten dilaksanakan hingga tahun 2011.

Sementara untuk program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda), diberikan untuk SMA, SMK, MA dengan jumlah bantuan Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta persiswa pertahun.
Hal ini menjadi pertimbangan, karena menurut Awang Faroek, untuk tingkat SD dan SMP, telah mendapat bantuan dari Pusat melalui APBN.

"Hal ini kami lakukan sebagai wujud tanggung jawab telah mencanangkan Wajib Belajar 12 Tahun. Tolok Ukur yang paling mudah untuk dilihat adalah perkembangan Angka Partisipasi Kasar pada semua jenjang mengalami kenaikan. Bahkan untuk jenjang SMA, MA, SMK yang pada tahun 2008 yang masih di bawah 70 persen, pada tahun 2010 telah mencapai 84 persen dan menduduki peringkat keempat nasional," jelasnya.

Selasa, 27 September 2011

Perbedaan antara Data Type Char dengan VarChar pada SQL.

Pada SQL Server dikenal tipe data char dan varchar. Hal ini cukup banyak mengundang pertanyaan bagi para pemula yang sedang mempelajari SQL Server. Apa sih perbedaan diantara keduanya?

Silakan saja simak terus tulisan ini untuk mengetahui jawabannya.

Tipe data char adalah tipe data karakter yang panjangnya tetap (fixed-length). Ini artinya SQL Server akan mengalokasikan memori pada media penyimpanan untuk menyimpan tipe data ini sebesar ukuran maksimum yang kita minta. Contohnya deklarasi char(5) artinya SQL Server akan otomatis melakukan alokasi ukuran sebesar lima character pada media penyimpanan walaupun kita hanya mengisi data sebanyak tiga karakter misalnya.Tipe data varchar adalah tipe data karakter yang panjangnya tidak tetap (variable-length). Ini berarti SQL Server akan mengalokasikan memori pada media penyimpanan hanya sebesar atau sepanjang ukuran data aktual yang diisikan. Contohnya pada saat kita mendeklarasikan varchar(5) dan pada field tersebut kita isi 3 karakter maka pada media penyimpanan hanya akan dialokasikan sebesar 3 karakter saja.

Dari sini kita bisa menentukan kapan harus menggunakan tipe data char atau varchar. Tipe data char digunakan pada field atau data yang sifat panjangnya tetap, misalnya seperti kode barang, kode item, kode customer dan lain lain yang panjangnya tetap. Sebaliknya Anda bisa menggunakan varchar untuk data atau field yang sifat panjangnya tidak tetap misalnya nama, alamat, kota, deskripsi dan lain sebagainya. Jadi pilihlah tipe data yang tepat pada saat Anda membuat field-field pada database Anda.

Selamat Mencoba

Kamis, 15 September 2011

Metode Post and Get

Setelah kita mempelajari tentang dasar-dasar PHP. Marilah kita pelajari tentang POST and GET.
Sebelum mempelajarinya, kita lihat terlebih dahulu proses PHP sebelumnya.
Contoh penggunaan POST :
<html><body>
<h2>Sri Rezeki</h2>
<form action="proses.php" method="post">
<select name="barang">
<option>Mika</option>
<option>Benang</option>
<option>Jarum</option>
</select>
Jumlah pesanan: <input name="jumlah" type="text">
<input type="submit" value="Submit">
</form>
</body></html>
Dan ini proses.php nya.
<html><body>
<?php
$jumlah = $_POST['jumlah'];
$barang = $_POST['barang'];
echo "Pesanan anda ". $jumlah . " " . $barang . ".<br>";
echo "Terima kasih atas kunjungan anda!";
?>
</body></html>
Contoh penggunaan GET :
<html><body>
<h2>Sri Rezeki</h2>
<form action="proses.php" method="get">
<select name="barang">
<option>Mika</option>
<option>Benang</option>
<option>Jarum</option>
</select>
Jumlah pesanan: <input name="jumlah" type="text">
<input type="submit" value="Submit">
</form>
</body></html>
Dan ini proses.php nya.
<html><body>
<?php
$jumlah = $_GET['jumlah'];
$barang = $_GET['barang'];
echo "Pesanan anda ". $jumlah . " " . $barang . ".<br>";
echo "Terima kasih atas kunjungan anda!";
?>
</body></html>
Demikian perbedaan POST dan GET. Silahkan dicoba!!

Statement DO WHILE

Statement ini merupakan bentuk modifikasi dari WHILE. Sintaksnya adalah sebagai berikut

do
{
 statement;
 .
 .
}
while (syarat);
Coba bandingkan dengan sintaks WHILE sebelumnya. Dilihat dari posisi statement yang diulang,
posisi statement yang diulang pada DO WHILE terletak di atas syarat. Dengan demikian,
sebelum syarat dicek TRUE atau FALSE nya, statement akan dikerjakan terlebih dahulu.
Sedangkan pada WHILE, sebelum statement yang diulang dikerjakan, terlebih dahulu syarat
akan dicek. 

Prinsip kerja DO WHILE sama dengan WHILE yaitu statement akan terus dikerjakan selama
syarat bernilai TRUE dan perulangan akan berhenti apabila FALSE.

Perhatikan contoh berikut ini yang membandingkan DO WHILE dengan WHILE

Contoh:

<?
$kue = 0;
while($kue > 1)
{
 echo "Hai... Kamu itu gagah";

?>

<?
$kue = 0;
do 
{
 echo "Hai... Kamu itu gagah";
} while ($kue > 1);
?>

Pada kode WHILE, teks "Hai..." dst tidak akan ditampilkan karena syaratnya langsung
bernilai FALSE (perulangan berhenti). Sedangkan pada DO WHILE, teks akan ditampilkan
dahulu kemudian perulangan berhenti (syarat bernilai FALSE).

Statement Foreach

Misalkan Anda punya data berupa array assosiatif yang akan diproses secara berulang-ulang,
maka PHP menyediakan statement foreach yang mudah digunakan.

Sintaksnya adalah:

foreach(variabelarray as kunci => value)
{
 statement;
 .
 .
}

Sebagai contoh, misalkan Anda memiliki 4 orang siswa dengan usianya masing-masing yang
ditulis dalam kode PHP sebagai berikut

$UsiaSiswa["Fahmi"] = "17";
$UsiaSiswa["Yadiza"] = "16";
$UsiaSiswa["Alfa"] = "15"; 

Berikut ini adalah contoh kode PHP yang akan menampilkan semua siswa beserta usianya
dengan menggunakan foreach.

<?
$UsiaSiswa["Fahmi"] = "17";
$UsiaSiswa["Yadiza"] = "16";
$UsiaSiswa["Alfa"] = "15";


foreach($UsiaSiswa as $Nama => $umur)
{
 echo "Nama Siswa: $Nama, Usia: $umur"." th <br>";
}
?>

Statement FOR

Statement FOR mirip dengan WHILE yang memiliki sintaks berikut ini :

for (inisialisasi counter; syarat; increment/decrement counter)
{
 statement;
 .
 .
}

Untuk memperjelas pemahaman tentang FOR, berikut ini adalah contoh kode dengan for untuk
menghasilkan tampilan yang sama dengan contoh while sebelumnya (tentang jumlah buku dan
harganya). Coba bandingkan dengan kode contoh while sebelumnya.

Contoh:

<?
$harga_buku = 3000; 

echo "<table border=\"1\" align=\"center\">";
echo "<tr><td><b>Jumlah Buku</b></td>";
echo "<td><b>Harga</b></td></tr>";
for ($jumlah_buku = 5; $jumlah_buku <= 100; $jumlah_buku+=5)
{
 echo "<tr><td>";
 echo $jumlah_buku;
 echo "</td><td>";
 echo "Rp. ".$harga_buku * $jumlah_buku;
 echo "</td></tr>";
}
echo "</table>";
?>

Statement WHILE

Statement ini digunakan untuk mengerjakan suatu statement secara berulang-ulang sampai
suatu syarat dipenuhi. Sintaksnya adalah

while (syarat)
{
 statement;
 statement;
 .
 .
}

Pada sintaks di atas, selama syarat bernilai TRUE maka statement-statement di dalam while
akan terus dijalankan secara berulang-ulang. Perulangan baru akan berhenti apabila syarat
bernilai FALSE. Sebelum statement yang diulang-ulang dilakukan, terlebih dahulu akan dicek
syarat nya apakah bernilai TRUE atau FALSE. Apabila TRUE maka statement akan dijalankan.
Sedangkan apabila FALSE, perulangan akan langsung berhenti. Dengan kata lain, statement
dalam WHILE bisa jadi tidak akan pernah dilakukan,  yaitu apabila syaratnya langsung bernilai
FALSE.

Contoh:

<?
$harga_buku = 1=3000; 
$jumlah_buku = 5;

echo "<table border=\"1\" align=\"center\">";
echo "<tr><td><b>Jumlah Buku</b></td>";
echo "<td><b>Harga</b></tr></td>";
while ( $jumlah_buku <= 100 ) 
{
 echo "<tr><td>";
 echo $jumlah_buku;
 echo "</td><td>";
 echo "Rp. ".$harga_buku * $jumlah_buku;
 echo "</td></tr>";
 $jumlah_buku = $jumlah_buku + 5;
}
echo "</table>";
?>

Kode di atas akan menampilkan hasil di browser berupa tabel yang berisi jumlah buku dan
harganya, dengan asumsi harga sebuah buku adalah Rp. 3.000. Jumlah buku yang ditampilkan
adalah kelipatan 5 dengan batas sampai 100 buah.